<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://blog.id.jobplanet.com/wp-content/plugins/xslt/template.xsl"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bukalapak &#8211; Jobplanet Blog</title>
	<atom:link href="http://blog.id.jobplanet.com/tag/bukalapak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://blog.id.jobplanet.com</link>
	<description>Info Gaji, Review Perusahaan dan Interview</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Dec 2017 08:00:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.9.29</generator>

<image>
	<url>http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2017/03/cropped-icon-logo-32x32.png</url>
	<title>bukalapak &#8211; Jobplanet Blog</title>
	<link>https://blog.id.jobplanet.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Alasan Mengapa Karier Anda Tidak Berkembang</title>
		<link>https://blog.id.jobplanet.com/4-alasan-mengapa-karier-anda-tidak-berkembang/</link>
		<pubDate>Wed, 16 Aug 2017 03:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jobplanet]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[achmad zaky]]></category>
		<category><![CDATA[andrew darwis]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[ceo]]></category>
		<category><![CDATA[ceo startup]]></category>
		<category><![CDATA[iman usman]]></category>
		<category><![CDATA[jenjang karier]]></category>
		<category><![CDATA[Ken Dean Lawadinata]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin muda]]></category>
		<category><![CDATA[ruangguru]]></category>
		<category><![CDATA[tips karier]]></category>
		<category><![CDATA[Traveloka]]></category>
		<category><![CDATA[zona nyaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.id.jobplanet.com/?p=4479</guid>
		<description><![CDATA[<p> Artikel ini juga dapat dibaca di  . Menjadi pemimpin muda bukanlah sesuatu yang mustahil. Hal ini terbukti dari kisah sukses para pendiri dan CEO perusahaan-perusahaan ternama yang menyandang titel nan bergengsi sebelum menginjak usia 30 tahun. Sebut saja, para pendiri Ruangguru, Bukalapak, Traveloka, bahkan Kaskus yang mulai membesarkan perusahaan masing-masing sejak usia 20-an. Menyaksikan pencapaian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/4-alasan-mengapa-karier-anda-tidak-berkembang/">4 Alasan Mengapa Karier Anda Tidak Berkembang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-4495" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2017/08/blog_landscape_16082017-design.jpg" alt="Karier Anda Tidak Berkembang" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2017/08/blog_landscape_16082017-design.jpg 700w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2017/08/blog_landscape_16082017-design-300x157.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<table style="height: 75px;" width="566">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: left;" width="163"> Artikel ini juga dapat dibaca di  <a href="http://beritagar.id" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><img class="alignnone wp-image-2408" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-300x57.jpg" alt="beritagar-logo" width="100" height="19" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-300x57.jpg 300w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-768x146.jpg 768w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-1024x195.jpg 1024w" sizes="(max-width: 100px) 100vw, 100px" /></a>.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Menjadi pemimpin muda bukanlah sesuatu yang mustahil. Hal ini terbukti dari kisah sukses para pendiri dan CEO perusahaan-perusahaan ternama yang menyandang titel nan bergengsi sebelum menginjak usia 30 tahun. Sebut saja, para pendiri <a href="https://id.jobplanet.com/companies/58052/reviews/pt-ruang-raya-indonesia-ruanggurucom" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Ruangguru</strong></a>, <a href="https://id.jobplanet.com/companies/46497/reviews/pt-bukalapakcom" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Bukalapak</strong></a>, <a href="https://id.jobplanet.com/companies/45700/reviews/pt-traveloka-indonesia" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Traveloka</strong></a>, bahkan <a href="https://id.jobplanet.com/companies/41912/reviews/pt-darta-media-indonesia-kaskuscoid" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Kaskus</strong></a> yang mulai membesarkan perusahaan masing-masing sejak usia 20-an.</p>
<p>Menyaksikan pencapaian para pemimpin muda kadang kala menimbulkan kegelisahan bagi sejumlah orang. Di saat rekan-rekan seumuran sudah menduduki posisi <em>manager </em>bahkan membangun usaha sendiri, Anda masih tertinggal jauh dikarenakan karier yang stagnan. Lantas, apa <em>sih</em> yang sebenarnya menyebabkan karier Anda tidak bisa berkembang? Bisa jadi penyebabnya salah satu atau beberapa hal di  bawah ini.</p>
<p><strong>1. Terjebak di zona nyaman</strong></p>
<p>Setiap orang memegang kendali atas kesuksesannya masing-masing. Itu artinya, mereka juga lah yang dapat menjadi penghalang untuk menuju kesuksesan tersebut. Ketika Anda terlalu asyik bekerja di zona nyaman, tanpa disadari orang-orang di sekitar Anda sedang bergerak cepat menoreh prestasi demi prestasi yang membanggakan. Dengan hasrat untuk berkompetisi yang rendah, rasanya akan sulit untuk mengikuti jejak mereka.</p>
<p>Alih-alih ikut berlomba-lomba menambah dan mempertajam <em>skill</em>, Anda justru lebih pilih bertahan dengan pekerjaan yang sudah Anda kuasai. Jangankan meminta atasan untuk memberi Anda tanggung jawab yang lebih besar, kesempatan untuk berkembang yang ada di depan mata saja bisa Anda sia-siakan. <em>Nah, </em>kalau tantangan seperti ini selalu Anda hidari, maka tak heran jika karier Anda sulit berkembang.</p>
<p><strong>2. Takut melakukan kesalahan</strong></p>
<p>Di mata para pemimpin yang sukses atas usaha dan kerja keras sendiri, kegagalan bukanlah musuh. Justru, pengalaman jatuh bangun di masa-masa awal berkarier lah yang menuntun mereka hingga sukses. Sayangnya, tak banyak yang berpikir demikian.</p>
<p>Rasa tidak <em>pede </em>dengan kemampuan diri sendiri kerap membuat seseorang enggan mencoba hal baru. Alhasil, banyak kesempatan emas yang terlewat begitu saja. Misalnya, Anda ditawari memegang beragam <em>project </em>besar yang sebenarnya bisa jadi portofolio yang mengesankan, namun Anda tolak dengan alasan tidak mampu. Kalau begitu, jangan salahkan perusahaan ketika akhirnya Anda yang merugi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://goo.gl/49fjGs" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><img class="aligncenter size-full wp-image-4280" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2017/07/banner_forum_blog.jpg" alt="" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2017/07/banner_forum_blog.jpg 728w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2017/07/banner_forum_blog-300x37.jpg 300w" sizes="(max-width: 728px) 100vw, 728px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> 3. </strong><strong>Hanya memikirkan gaji</strong></p>
<p>Sangat disayangkan ketika gaji menjadi satu-satunya tolok ukur seseorang dalam memilih pekerjaan. Padahal, banyak faktor lain yang juga penting untuk dipertimbangkan, seperti budaya kerja, manajemen perusahaan, <em>work-life balance, </em>serta jenjang karier. <a href="https://id.jobplanet.com/salaries/cover?utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=alasan_karier_tidak_berkembang&amp;utm_source=blog" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Gaji di suatu perusahaan</strong></a> mungkin tak sebesar yang Anda harapkan, tapi bukan berarti tawaran untuk memegang jabatan yang lebih tinggi serta merta Anda tolak.</p>
<p>Menjalani pekerjaan baru memang idealnya diiringi dengan kenaikan gaji yang setimpal. Kendati demikian, karier yang menanjak tak cukup hanya diukur dari bayarannya saja. Meskipun nominalnya kurang menarik, tapi dengan mengambil tawaran kerja untuk posisi yang lebih menantang otomatis Anda telah membuka peluang untuk meraih karier yang cemerlang di kemudian hari. Karena itu, sebaiknya pikirkan dulu matang-matang setiap pekerjaan atau tawaran yang datang pada Anda.</p>
<p><strong>4. Tidak diberi kesempatan</strong></p>
<p>Ketika Anda punya semangat yang tinggi untuk mengejar karier, sangat disayangkan jika Anda bekerja di perusahaan yang tidak bisa mengakomodasinya. Ruang untuk berkreasi dibatasi, ide dan pendapat kurang dihargai, jenjang karier pun tak pasti. Alhasil, <em>skill</em> jadi sulit berkembang, dan posisi Anda di perusahaan pun kian stagnan.</p>
<p>Apabila Anda berada dalam posisi tersebut, bertahan di perusahaan yang secara tidak langsung menghalangi karier karyawannya sama saja dengan membuang-buang waktu. <em>Nah, </em>apabila Anda ingin pindah ke perusahaan yang lebih menghargai karyawan serta membuka peluang karier yang menjanjikan, Anda bisa mencari tahu informasinya di <a href="https://id.jobplanet.com/reviews?utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=alasan_karier_tidak_berkembang&amp;utm_source=blog" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Jobplanet</strong></a>. Bisa jadi bukan cuma peluang karier yang terbuka lebar, tapi bayarannya pun menggiurkan.</p>
<style type="text/css">.sg-popup-overlay-2,
					.sg-popup-content-2 {
						z-index: 9999 !important;
					}
					#sg-popup-content-wrapper-2 {
						padding: 0px !important;
					}</style><script type='text/javascript'>SG_POPUP_DATA[2] ={"id":"2","title":"Apps","type":"html","effect":"No effect","0":"width","1":"656px","height":"430px","delay":5,"duration":1,"2":"initialWidth","3":"","initialHeight":"","width":"656px","escKey":"on","isActiveStatus":"on","scrolling":"on","scaling":"","reposition":"on","overlayClose":"on","reopenAfterSubmission":"","contentClick":"on","content-click-behavior":"close","click-redirect-to-url":"","redirect-to-new-tab":"","opacity":"0.8","popup-background-opacity":"1","sgOverlayColor":"","sg-content-background-color":"","popupFixed":"","fixedPostion":"","popup-dimension-mode":"responsiveMode","popup-responsive-dimension-measure":"auto","maxWidth":"","maxHeight":"","initialWidth":"","closeButton":"on","theme":"colorbox6.css","sgTheme3BorderColor":"","sgTheme3BorderRadius":"0","onScrolling":"","inActivityStatus":"","inactivity-timout":"0","beforeScrolingPrsent":0,"forMobile":"","openMobile":"","repeatPopup":"","popup-appear-number-limit":"1","save-cookie-page-level":"","autoClosePopup":"","countryStatus":"","showAllPages":"all","allPagesStatus":"","allPostsStatus":"","allCustomPostsStatus":"","allSelectedPages":"","showAllPosts":"all","showAllCustomPosts":"all","allSelectedPosts":"","allSelectedCustomPosts":"","posts-all-categories":"","all-custom-posts":"","sg-user-status":"","loggedin-user":"true","popup-timer-status":"","popup-schedule-status":"","popup-start-timer":"Mar 21 17 11:13","popup-finish-timer":"","schedule-start-weeks":"","schedule-start-time":"11:13","schedule-end-time":"","allowCountries":"","countryName":"","countryIso":"","disablePopup":"","disablePopupOverlay":"","popupClosingTimer":"","yesButtonLabel":"","noButtonLabel":"","restrictionUrl":"","yesButtonBackgroundColor":"","noButtonBackgroundColor":"","yesButtonTextColor":"","noButtonTextColor":"","yesButtonRadius":0,"noButtonRadius":0,"sgRestrictionExpirationTime":0,"restrictionCookeSavingLevel":"","pushToBottom":"","onceExpiresTime":"7","sgOverlayCustomClasss":"sg-popup-overlay","sgContentCustomClasss":"sg-popup-content","popup-z-index":"9999","theme-close-text":"Close","socialButtons":"{\u0022sgTwitterStatus\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgFbStatus\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgEmailStatus\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgLinkedinStatus\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgGoogleStatus\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgPinterestStatus\u0022:\u0022\u0022,\u0022pushToBottom\u0022:\u0022\u0022}","socialOptions":"{\u0022sgSocialTheme\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgSocialButtonsSize\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgSocialLabel\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgSocialShareCount\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgRoundButton\u0022:\u0022\u0022,\u0022fbShareLabel\u0022:\u0022\u0022,\u0022lindkinLabel\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgShareUrl\u0022:\u0022\u0022,\u0022shareUrlType\u0022:\u0022\u0022,\u0022googLelabel\u0022:\u0022\u0022,\u0022twitterLabel\u0022:\u0022\u0022,\u0022pinterestLabel\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgMailSubject\u0022:\u0022\u0022,\u0022sgMailLable\u0022:\u0022\u0022}","countdownOptions":"{\u0022pushToBottom\u0022:\u0022\u0022,\u0022countdownNumbersBgColor\u0022:\u0022\u0022,\u0022countdownNumbersTextColor\u0022:\u0022\u0022,\u0022sg-due-date\u0022:\u0022\u0022,\u0022countdown-position\u0022:\u0022\u0022,\u0022counts-language\u0022:\u0022\u0022,\u0022sg-time-zone\u0022:\u0022\u0022,\u0022sg-countdown-type\u0022:\u0022\u0022,\u0022countdown-autoclose\u0022:\u0022\u0022}","exitIntentOptions":"{\u0022exit-intent-type\u0022:\u0022\u0022,\u0022exit-intent-expire-time\u0022:\u0022\u0022,\u0022exit-intent-alert\u0022:\u0022\u0022}","videoOptions":"{\u0022video-autoplay\u0022:\u0022\u0022}","fblikeOptions":"{\u0022fblike-like-url\u0022:\u0022\u0022,\u0022fblike-layout\u0022:\u0022\u0022}","html":"\u003Cp\u003E\u003Ca href=\u0022https:\/\/id.jobplanet.com\/forum?forum_topic_id=1\u0022 target=\u0022_blank\u0022 rel=\u0022noopener noreferrer\u0022\u003E\u003Cimg class=\u0022aligncenter wp-image-4824 size-full\u0022 src=\u0022http:\/\/blog.id.jobplanet.com\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/popupbanner_blog_forum1.jpg\u0022 alt=\u0022forum karir\u0022 width=\u0022468\u0022 height=\u0022302\u0022 \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/p\u003E","customEvent":"0"};</script><script type="text/javascript">

			sgAddEvent(window, 'load',function() {
				var sgPoupFrontendObj = new SGPopup();
				sgPoupFrontendObj.popupOpenById(2)
			});
		</script>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/4-alasan-mengapa-karier-anda-tidak-berkembang/">4 Alasan Mengapa Karier Anda Tidak Berkembang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></content:encoded>
			</item>
		<item>
		<title>Alasan Mengapa Tak Perlu Ragu Bekerja di Perusahaan Kecil</title>
		<link>https://blog.id.jobplanet.com/alasan-mengapa-tak-perlu-ragu-bekerja-di-perusahaan-kecil/</link>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2016 04:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jobplanet]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Posts]]></category>
		<category><![CDATA[amazon]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[co-working space]]></category>
		<category><![CDATA[coworking space jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[open plan office]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan besar]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan kecil]]></category>
		<category><![CDATA[resign]]></category>
		<category><![CDATA[sale stock]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.id.jobplanet.com/?p=2149</guid>
		<description><![CDATA[<p> Artikel ini juga dapat dibaca di  . Sebelum lulus kuliah dan merasakan jadi karyawan, Anda mungkin pernah punya cita-cita untuk bekerja di perusahaan bergengsi, di mana Anda berangkat ke kantor dengan pakaian formal nan rapi, serta masuk ke gedung perkantoran yang berdiri megah di tengah kota. Nyatanya, realita di dunia kerja tak selalu seperti yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/alasan-mengapa-tak-perlu-ragu-bekerja-di-perusahaan-kecil/">Alasan Mengapa Tak Perlu Ragu Bekerja di Perusahaan Kecil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2192" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/10/blog_121016-02.jpg" alt="bekerja di perusahaan kecil" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/10/blog_121016-02.jpg 700w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/10/blog_121016-02-300x157.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<table style="height: 75px;" width="566">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align: left;" width="163"> Artikel ini juga dapat dibaca di  <a href="http://beritagar.id" target="_blank"><img class="alignnone wp-image-2408" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-300x57.jpg" alt="beritagar-logo" width="100" height="19" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-300x57.jpg 300w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-768x146.jpg 768w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2015/12/Beritagar-logo-1024x195.jpg 1024w" sizes="(max-width: 100px) 100vw, 100px" /></a>.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sebelum lulus kuliah dan merasakan jadi karyawan, Anda mungkin pernah punya cita-cita untuk bekerja di perusahaan bergengsi, di mana Anda berangkat ke kantor dengan pakaian formal nan rapi, serta masuk ke gedung perkantoran yang berdiri megah di tengah kota. Nyatanya, <a href="http://blog.id.jobplanet.com/eskpektasi-mahasiswa-vs-realita-dunia-kerja/" target="_blank">realita di dunia kerja</a> tak selalu seperti yang Anda bayangkan.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan teknologi dan menjamurnya <em>startup</em> atau perusahaan rintisan, banyak orang mulai terbiasa dengan budaya kerja yang baru serta lingkungan kerja yang lebih kecil. Contohnya, tim yang ramping, aturan berpakaian bebas dan lebih kasual, jam kerja fleksibel, hingga ruang kerja berkonsep <a href="http://blog.id.jobplanet.com/open-plan-office-apa-benar-menguntungkan/" target="_blank"><em>open-plan office</em></a>. Menariknya lagi, tidak sedikit perusahaan <em>startup</em> yang memiliki suasana kantor jauh dari gambaran sebuah kantor yang ideal.</p>
<p>Beberapa <em>startup</em> menyewa ruko atau <em>co-working space </em>sebagai tempat bekerja para karyawannya. Namun banyak juga yang aktivitas pekerjaannya hanya dilakukan di rumah yang sederhana atau garasi. Kendati demikian, Anda tak perlu ragu atau merasa malu jika perusahaan tempat kerja Anda menempati kantor mungil yang seadanya. Berikut ini empat alasannya:</p>
<p><strong>1. Banyak kisah sukses</strong></p>
<p>Jika mendengar nama-nama seperti Amazon, Apple, dan Google, pernahkah terbayang oleh Anda bahwa perusahaan-perusahaan global tersebut dulunya bermula dari sebuah garasi? Ya<em>,</em> kesuksesan yang mereka capai saat ini memang tidaklah instan. Tapi paling tidak sejarahnya mampu membukakan mata Anda bahwa segala sesuatu bisa dimulai dari nol.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, <a href="https://id.jobplanet.com/companies/45098/reviews/pt-sale-stock-indonesia" target="_blank"><strong>Sale Stock</strong></a> dan <a href="https://id.jobplanet.com/companies/46497/info/pt-bukalapakcom" target="_blank"><strong>Bukalapak</strong></a> bisa jadi contohnya. Meski awalnya hanya beroperasi di rumah dan garasi dengan jumlah karyawan yang sedikit, namun kedua perusahaan <em>e-commerce </em>tersebut mampu membuktikan bahwa mereka bisa berkembang pesat seperti sekarang.</p>
<p><strong>2. Lebih terasa perjuangannya</strong></p>
<p>Bekerja di sebuah perusahaan yang benar-benar masih merintis akan menumbuhkan <em>sense of belonging </em>yang kuat pada diri Anda. Anda jadi tahu seperti apa susahnya berjuang mendirikan perusahaan. Anda bahkan jadi terbiasa menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja tanpa bantuan <em>office boy </em>seperti di kantor-kantor besar.</p>
<p>Percaya atau tidak, perjuangan yang hanya dirasakan oleh karyawan-karyawan perusahaan kecil ini akan membentuk Anda menjadi sosok yang tangguh di dunia kerja. Selain itu, kesempatan belajar yang terbuka lebar pun akan ikut meningkatkan daya saing Anda.</p>
<p><strong>3. Nyaman seperti di rumah sendiri</strong></p>
<p>Meski ruangnya terbatas, tapi keuntungan dari kantor yang mungil adalah lingkungannya yang terasa lebih hangat dan nyaman, seperti di rumah sendiri. <a href="http://blog.id.jobplanet.com/nyaman-di-tempat-kerja-tak-selalu-pertanda-baik-ini-sebabnya/" target="_blank">Kenyamanan di tempat kerja</a> tentu akan membuat karyawan betah. <em>Nah </em>kalau sudah betah, mereka tak akan mudah tergoda untuk <em>resign </em>dan meninggalkan perusahaan. Mereka juga lebih bersemangat berangkat bekerja tanpa ada paksaan.</p>
<p>Rasa nyaman di perusahaan rintisan juga bisa disebabkan oleh aturan yang umumnya lebih longgar. Meski di satu sisi berpotensi disalahgunakan, namun mengingat ukuran kantor yang kecil, tentu para atasan tetap mudah mengawasi gerak gerik bawahannya.</p>
<p><strong>4. Kekeluargaan semakin erat</strong></p>
<p>Kantor yang mungil memungkinkan Anda untuk mengenal dekat setiap karyawan perusahaan. Karena setiap hari bertatap muka dengan seluruh anggota tim, maka otomatis keakraban dan kekeluargaan Anda dengan mereka jadi semakin erat. Ingat, sebuah tim yang kompak biasanya mampu memberikan hasil kerja yang jauh lebih baik<em>.</em></p>
<p>Budaya kekeluargaan di perusahaan memang tak banyak dijumpai. Bahkan, di <a href="https://id.jobplanet.com/reviews?utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=bekerja_di_perusahaan_kecil&amp;utm_source=blog" target="_blank"><strong>sini</strong></a> ada cukup banyak karyawan yang harus merasakan kerasnya senioritas di tempat kerjanya. Karena itu, meski suasana kantor Anda tidak seperti perusahaan-perusahaan pada umumnya, Anda patut bersyukur karena memiliki rekan-rekan kerja yang sudah seperti keluarga sendiri.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/alasan-mengapa-tak-perlu-ragu-bekerja-di-perusahaan-kecil/">Alasan Mengapa Tak Perlu Ragu Bekerja di Perusahaan Kecil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></content:encoded>
			</item>
		<item>
		<title>Tips untuk Calon CEO Muda</title>
		<link>https://blog.id.jobplanet.com/tips-untuk-calon-ceo-muda/</link>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2016 06:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jobplanet]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Karir]]></category>
		<category><![CDATA[ahmad zaky]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[ceo]]></category>
		<category><![CDATA[ceo bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[ceo gojek]]></category>
		<category><![CDATA[ceo muda]]></category>
		<category><![CDATA[ceo ruangguru]]></category>
		<category><![CDATA[chief executive officer]]></category>
		<category><![CDATA[gaji ceo]]></category>
		<category><![CDATA[gojek]]></category>
		<category><![CDATA[iman usman]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[nadiem makarim]]></category>
		<category><![CDATA[ruangguru]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips jadi ceo]]></category>
		<category><![CDATA[tips karir]]></category>
		<category><![CDATA[tugas CEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.id.jobplanet.com/?p=1678</guid>
		<description><![CDATA[<p>Seiring dengan semakin menjamurnya perusahaan-perusahaan baru atau startup di Indonesia, istilah CEO atau Chief Executive Officer semakin sering terdengar. Nama-nama CEO yang sukses dalam usia muda pun banyak diperbincangkan. Mereka yang sebagian besar datang dari dunia startup kemudian menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya.  Sebut saja Ahmad Zaky (Bukalapak), Nadiem Makarim (Go-Jek), Iman Usman (Ruangguru.com), [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/tips-untuk-calon-ceo-muda/">Tips untuk Calon CEO Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter wp-image-1686 size-full" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/07/1200x628-8-e1469162932524.jpg" alt="tips untuk calon ceo muda" width="700" height="366" /></p>
<p>Seiring dengan semakin menjamurnya perusahaan-perusahaan baru atau <em>startup</em> di Indonesia, istilah CEO atau Chief Executive Officer semakin sering terdengar. Nama-nama CEO yang sukses dalam usia muda pun banyak diperbincangkan. Mereka yang sebagian besar datang dari dunia <em>startup</em> kemudian menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya.  Sebut saja Ahmad Zaky (<strong><a href="https://id.jobplanet.com/companies/46497/info/pt-bukalapakcom" target="_blank">Bukalapak</a></strong>), Nadiem Makarim (<strong><a href="https://id.jobplanet.com/companies/44653/info/pt-go-jek-indonesia" target="_blank">Go-Jek</a></strong>), Iman Usman (<strong><a href="https://id.jobplanet.com/companies/58052/info/pt-ruang-raya-indonesia-ruanggurucom" target="_blank">Ruangguru.com</a></strong>), sebagai contohnya.</p>
<p>Kerja keras mereka dalam membangun sekaligus memimpin sebuah bisnis memberi secercah harapan bagi orang-orang yang bermimpi menjadi CEO di usia muda. Apa Anda pun memiliki mimpi untuk menjadi seperti mereka? Dengan menyiapkan sejumlah bekal, tentu tak tertutup kemungkinan bagi Anda untuk mewujudkan keinginan tersebut.</p>
<p>Berikut hal-hal yang perlu disiapkan dan dimiliki oleh Anda, para calon CEO muda:</p>
<ul>
<li><strong>Keinginan yang kuat</strong></li>
</ul>
<p>Semangat dan keinginan yang kuat merupakan modal awal untuk menggapai sebuah impian. Karena itu, yakinkanlah diri Anda bahwa menjadi CEO bukanlah kemauan yang sifatnya hanya sesaat, tapi benar-benar sesuatu yang ingin Anda capai. Jika sudah mengantongi hal ini, maka niscaya kemudahan lain akan mengiringi langkah Anda.</p>
<ul>
<li><strong>Kepiawaian memperluas koneksi</strong></li>
</ul>
<p>Anda boleh saja cerdas dan ahli dalam bidang tertentu, tapi Anda tak boleh lupa akan pentingnya bersosialisasi. Kecerdasan tanpa koneksi tak akan cukup untuk membantu Anda meraih kesuksesan, terutama jika ingin menjadi CEO. Keduanya harus saling melengkapi. Dengan membangun koneksi yang luas, jalan Anda untuk mengejar posisi impian tersebut akan semakin terbuka lebar.</p>
<ul>
<li><strong>Jiwa visioner</strong></li>
</ul>
<p>Untuk mengembangkan perusahaan, seorang pemimpin harus pandai melihat ke depan. Di mana perusahaan berdiri lima tahun yang akan datang, hal apa yang kira-kira akan menjadi tren tahun depan, serta apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi hambatan-hambatan? Jiwa visioner ini harus ditanamkan dalam diri Anda sejak dini. Anda bisa mulai dengan merencanakan pada usia berapa Anda ingin menjadi CEO, apa yang harus Anda lakukan untuk mencapainya, serta apa saja tantangan yang mungkin akan Anda hadapi.</p>
<ul>
<li><strong>Sikap realistis</strong></li>
</ul>
<p>Di satu sisi, bersikap idealis punya makna positif di mana seseorang gigih dengan keyakinannya. Namun, jika tidak diimbangi dengan sikap realistis, maka hal ini bisa menjadi menjadi bumerang bagi diri sendiri. Sebaliknya, seorang calon CEO harus bisa menahan egonya dan menyesuaikan setiap ide yang dimiliki dengan situasi yang berlangsung. Dunia bisnis itu dinamis. Jadi kalau ingin terjun ke dalamnya, Anda harus mau terbuka pada perubahan.</p>
<ul>
<li><strong>Emosi yang terkendali</strong></li>
</ul>
<p>Usia Anda boleh muda, tapi jika tidak bisa mengendalikan emosi dengan baik, maka gelar CEO yang Anda miliki akan percuma dan tidak akan membuat orang lain menghargai Anda. Seseorang yang meraih posisi tinggi di usia muda punya kecenderungan untuk dikendalikan oleh emosi dan ambisi. Jika ini terjadi, akibatnya perusahaan juga yang akan rugi. Untuk itu, jalani dulu setiap proses dengan maksimal. Seseorang yang merasakan perjuangan dari nol biasanya akan menjadi sosok pemimpin yang ideal.</p>
<p>Bagaimana? Sudah siap untuk merintis jalan menjadi CEO muda?</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/tips-untuk-calon-ceo-muda/">Tips untuk Calon CEO Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></content:encoded>
			</item>
		<item>
		<title>Jobplanet Goes to Campus: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia</title>
		<link>https://blog.id.jobplanet.com/jobplanet-goes-to-campus-fakultas-ilmu-komputer-universitas-indonesia/</link>
		<pubDate>Fri, 20 May 2016 04:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jobplanet]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[fakultas ilmu komputer universitas indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[fasilkom ui]]></category>
		<category><![CDATA[gojek]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[mataharimall]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar karir]]></category>
		<category><![CDATA[seminar ui]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>
		<category><![CDATA[tips mendirikan startup]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[ui]]></category>
		<category><![CDATA[universitas indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.id.jobplanet.com/?p=1261</guid>
		<description><![CDATA[<p>Startup belakangan ini sedang menjadi topik yang hangat diperbicangkan di kalangan anak muda. Karenanya, Jobplanet mengangkat topik startup dalam seminar yang digelar di Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI), Senin, 16 Mei 2016 lalu. Kebanyakan peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa Fasilkom UI, menunjukkan antusiasmenya sepanjang acara berlangsung. Dalam seminar bertema “Startup Uncensored” kali [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/jobplanet-goes-to-campus-fakultas-ilmu-komputer-universitas-indonesia/">Jobplanet Goes to Campus: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em>Startup</em> belakangan ini sedang menjadi topik yang hangat diperbicangkan di kalangan anak muda. Karenanya, Jobplanet mengangkat topik <em>startup</em> dalam seminar yang digelar di <strong><a href="http://www.cs.ui.ac.id/" target="_blank">Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI)</a></strong>, Senin, 16 Mei 2016 lalu. Kebanyakan peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa Fasilkom UI, menunjukkan antusiasmenya sepanjang acara berlangsung.</p>
<p>Dalam seminar bertema “Startup Uncensored” kali ini, Jobplanet Indonesia diwakili oleh Gerald Logor, Head of Operations and Business Intelligence. Gerald mengupas seluk-beluk <em>startup</em> dengan sangat menarik, mulai dari <em>Startup Lifecycle</em>, <em>Startup vs Corporate World</em>, hingga Create vs Join Startup.</p>
<p>Berikut beberapa tips yang diberikan Gerald bagi para peserta yang tertarik untuk mendirikan atau sedang merintis <em>startup</em>:</p>
<ol>
<li>Jika sudah memiliki <em>startup,</em> tapi mengalami kondisi stagnan dan tak berkembang, cobalah eksplorasi lebih jauh lagi dan lakukan hal selama ini belum pernah dilakukan oleh <em>founder</em>.</li>
<li>Tambahkan fitur menarik yang bisa membuat konsumen loyal, lalu cobalah untuk mencari investor.</li>
<li>Jangan takut untuk mengubah sedikit target, tanpa perlu mengutamakan profit terlebih dahulu.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="aligncenter wp-image-1267 size-full" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/05/IMG_0544-e1463640188393.jpg" alt="fakultas ilmu komputer universitas indonesia " width="450" height="338" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Seminar “Startup Uncensored” dibawakan oleh Gerald Logor, </em><em>Head of Operations and Business Intelligence Jobplanet Indonesia.</em></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1268" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/05/IMG_0549-e1463640216915.jpg" alt="fakultas ilmu komputer universitas indonesia" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Dalam seminar ini, Gerald mengupas seluk-beluk startup.</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1269" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/05/IMG_0565-e1463640233109.jpg" alt="universitas indonesia" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Salah satu peserta bertanya mengenai cara mengembangkan startup.</em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1270" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/05/IMG_0568-e1463640262751.jpg" alt="universitas indonesia" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Jobplanet memberikan hadiah bagi para peserta dengan pertanyaan terbaik.</em></p>
<p>Jika kamu punya keinginan yang kuat untuk mendirikan atau bergabung dengan <em>startup, </em>kamu bisa kenali lebih dalam jenis perusahaannya dari sekarang. Selain dengan menghadiri seminar atau mengikuti acara-acara yang berhubungan dengan<em> startup</em>, kamu juga bisa mencari tahu informasi dan seluk-beluk <em>startup</em> di Indonesia di <strong><a href="https://id.jobplanet.com/" target="_blank">Jobplanet.com</a></strong>. Informasi mengenai Tokopedia, Mataharimall.com, Bukalapak, Go-Jek, misalnya, juga ada di Jobplanet.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/jobplanet-goes-to-campus-fakultas-ilmu-komputer-universitas-indonesia/">Jobplanet Goes to Campus: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></content:encoded>
			</item>
		<item>
		<title>Rakuten Gulung Tikar, Ini Kesan Para Karyawan Sebelum Meninggalkan Perusahaan</title>
		<link>https://blog.id.jobplanet.com/rakuten-gulung-tikar-ini-kesan-para-karyawan-sebelum-meninggalkan-perusahaan/</link>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2016 06:18:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jobplanet]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[ecommerce]]></category>
		<category><![CDATA[gaji lazada]]></category>
		<category><![CDATA[gaji tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kerja di tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[lazada]]></category>
		<category><![CDATA[marketplace]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik rakuten]]></category>
		<category><![CDATA[rakuten]]></category>
		<category><![CDATA[rakuten belanja online]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.id.jobplanet.com/?p=658</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#160; Rakuten, sebuah raksasa e-commerce asal negeri Sakura, Jepang akan resmi menutup operasinya di Indonesia pada tanggal 1 Maret 2016. Kabarnya bisnis Rakuten tidak mampu bersaing dengan layanan marketplace lain, seperti Lazada, Tokopedia dan Bukalapak. Namun, rupanya keputusan ini juga merupakan bagian dari strategi global Rakuten. Rakuten pun terpaksa memberhentikan 150 karyawannya yang tersebar di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/rakuten-gulung-tikar-ini-kesan-para-karyawan-sebelum-meninggalkan-perusahaan/">Rakuten Gulung Tikar, Ini Kesan Para Karyawan Sebelum Meninggalkan Perusahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="wp-image-689 size-full aligncenter" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/rakuten-e1456460248604.jpg" alt="Rakuten_kanji_logo" width="450" height="112" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><a href="https://id.jobplanet.com/companies/44577/info/pt-rakuten-belanja-online-rakutencoid?" target="_blank">Rakuten</a></strong>, sebuah raksasa <em>e-commerce </em>asal negeri Sakura, Jepang akan resmi menutup operasinya di Indonesia pada tanggal 1 Maret 2016. Kabarnya bisnis Rakuten tidak mampu bersaing dengan layanan <em>marketplace </em>lain, seperti <strong><a href="https://id.jobplanet.com/companies/42384/info/pt-ecart-services-indonesia-lazada" target="_blank">Lazada</a></strong>, <strong><a href="https://id.jobplanet.com/companies/43032/info/pt-tokopedia?" target="_blank">Tokopedia</a></strong> dan <strong><a href="https://id.jobplanet.com/companies/46497/info/pt-bukalapakcom?" target="_blank">Bukalapak</a></strong>. Namun, rupanya keputusan ini juga merupakan bagian dari strategi global Rakuten.</p>
<p>Rakuten pun terpaksa memberhentikan 150 karyawannya yang tersebar di tiga negara, yakni Indonesia, Singapura, dan Malaysia.  Sebagai perusahaan ekspansi dari Jepang, Rakuten di Indonesia memberikan kesan tersendiri bagi karyawannya. Apalagi selama bekerja mereka juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke negara tersebut.</p>
<p>“<em>Bos Jepang nya lumayan asik dan orang-orangnya pada seru yah kalo menurut saya. Tunjangan dan semua benefit juga okay. Kalo di Jepang perusahaan ini bergengsi banget. Ada kesempatan untuk sering-sering dinas ke Jepang juga&#8230;” – <strong>Karyawan IT</strong></em></p>
<p>Budaya kerja Jepang yang dikenal dengan kedisiplinannya yang ketat memang memberi keuntungan bagi karyawan Rakuten, tapi di saat yang sama juga disayangkan oleh mereka.</p>
<p>“<em>Budaya perusahaan mengikuti negara asal e-commerce ini yaitu jepang yg sangat disiplin dan daily or monthly target oriented!</em>” <em>– <strong>Karyawan IT</strong></em></p>
<p>“<em>&#8230; telat dikit tetap diitung potong cuti atau potong gaji</em>” <em>– <strong>Karyawan Desain </strong></em></p>
<p>Di samping itu, memiliki induk usaha di Jepang juga ternyata membuat karyawan Rakuten di Indonesia agak kesulitan dalam mengambil tindakan.</p>
<p>“<em>&#8230; Sulit untuk membuat perubahaan karena harus mengikuti sistem dari Jepang</em>” <em>– <strong>Karyawan Sales</strong></em></p>
<p>Meskipun hanya bertahan selama lima tahun di Indonesia, tapi Rakuten tetap meninggalkan kesan yang positif bagi para karyawannya, salah satunya sebagai tempat untuk belajar.</p>
<p>&#8220;<em>Tempat yang tepat untuk belajar e-commerce dan juga bisa belajar budaya kerja Jepang</em>” <em>– <strong>Karyawan Sales</strong></em></p>
<p>“<em>&#8230; lokasi enak dan menyenangkan, cocok buat fresh graduate yang mau belajar dan cari pengalaman</em>” <em>– <strong>Karyawan Desain</strong></em></p>
<p>Mundurnya Rakuten dari pasar <em>e-commerce </em>sebaiknya tidak menyurutkan niat Anda untuk menjajal karier di industri ini. Selama Anda memilih perusahaan yang tepat, selalu ada keuntungan yang bisa diperoleh dari <a href="http://blog.id.jobplanet.com/perusahaan-e-commerce-pilihan-menarik-pencari-kerja-di-tahun-2016/" target="_blank"><strong>berkarier di industri <em>e-commerce</em></strong></a><em>, </em>seperti halnya yang dirasakan karyawan-karyawan di atas selama bekerja di Rakuten.</p>
<p>Anda masih tertarik bekerja di perusahaan <em>e-commerce </em>pilihan Anda? Lihat dulu <em>review </em>langsung dari karyawannya di <strong><a href="https://goo.gl/UTA9Gv" target="_blank">Jobplanet</a></strong>.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/rakuten-gulung-tikar-ini-kesan-para-karyawan-sebelum-meninggalkan-perusahaan/">Rakuten Gulung Tikar, Ini Kesan Para Karyawan Sebelum Meninggalkan Perusahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></content:encoded>
			</item>
		<item>
		<title>Jobplanet Mengungkap Alasan Mengapa Startup Mulai Dilirik Oleh Pencari Kerja di Indonesia</title>
		<link>https://blog.id.jobplanet.com/alasan-startup-dilirik-pencari-kerja/</link>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2016 04:00:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jobplanet]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Press Release]]></category>
		<category><![CDATA[Bhinneka]]></category>
		<category><![CDATA[Bhinneka.com]]></category>
		<category><![CDATA[Blibli]]></category>
		<category><![CDATA[Blibli.com]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[gaji blibli]]></category>
		<category><![CDATA[Go-Jek]]></category>
		<category><![CDATA[gojek]]></category>
		<category><![CDATA[jenjang karier]]></category>
		<category><![CDATA[jenjang karir]]></category>
		<category><![CDATA[Jobplanet]]></category>
		<category><![CDATA[Jobplanet Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[karier]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[KMK Online]]></category>
		<category><![CDATA[lazada]]></category>
		<category><![CDATA[OLX]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[Traveloka]]></category>
		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>
		<category><![CDATA[work life balance]]></category>
		<category><![CDATA[Zalora]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.id.jobplanet.com/?p=665</guid>
		<description><![CDATA[<p>Berdasarkan penilaian langsung dari para karyawan dan mantan karyawan melalui website Jobplanet, beberapa hal yang menjadi daya tarik startup antara lain, budaya perusahaan, gaji dan tunjangan, serta jenjang karier yang lebih baik. Jakarta, 19 Februari 2016 – Perkembangan teknologi dan pertumbuhan pasar digital di Indonesia membuka banyak peluang bagi startup (perusahaan rintisan) berbasis digital untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/alasan-startup-dilirik-pencari-kerja/">Jobplanet Mengungkap Alasan Mengapa Startup Mulai Dilirik Oleh Pencari Kerja di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em>Berdasarkan penilaian langsung dari para karyawan dan mantan karyawan melalui website <strong>Jobplanet</strong>, beberapa hal yang menjadi daya tarik startup antara lain, budaya perusahaan, gaji dan tunjangan, serta jenjang karier yang lebih baik.</em></p>
<p><strong>Jakarta, 19 Februari 2016 –</strong> Perkembangan teknologi dan pertumbuhan pasar digital di Indonesia membuka banyak peluang bagi <em>startup</em> (perusahaan rintisan) berbasis digital untuk berkembang. Beberapa jenis <em>startup</em> yang diyakini akan berkembang adalah <em>startup</em> yang bergerak dalam bidang <em>e-commerce</em> serta <em>on-demand service</em> yang menghubungkan orang dengan layanan jasa melalui aplikasi, seperti Go-Jek.</p>
<p>Dari sisi pasar tenaga kerja, kemunculan <em>startup</em> juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pencari kerja. Meski masih ada pandangan bahwa <em>startup</em> merupakan perusahaan yang belum mapan, namun <em>startup</em> mulai menarik perhatian para pencari kerja. Beberapa hal yang menjadi daya tarik <em>startup</em> antara lain, budaya perusahaan, gaji dan tunjangan, serta jenjang karier yang lebih baik daripada yang ditawarkan oleh korporasi.</p>
<p>Hal tersebut merupakan hasil analisis yang dilakukan oleh <strong>Jobplanet</strong> (<a href="http://id.jobplanet.com/"><strong>Jobplanet.com</strong></a>), <em>platform</em> komunitas <em>online</em> untuk berbagi informasi seputar dunia kerja dan perusahaan,  terhadap berbagai <em>startup</em> yang terdapat dalam <em>website</em>-nya selama bulan Januari 2016. Jobplanet mengklasifikasikan <em>startup</em> sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis Internet, bergerak dan berkembang dengan cepat, serta memiliki ceruk pasar yang khusus.</p>
<p><strong>Sepuluh startup yang menarik perhatian pencari kerja di awal tahun 2016</strong></p>
<p><a href="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-01.jpg" rel="attachment wp-att-666"><img class="aligncenter wp-image-666" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-01-300x225.jpg" alt="startup idaman pencari kerja" width="450" height="338" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-01-300x225.jpg 300w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-01-768x576.jpg 768w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-01.jpg 1024w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun oleh Jobplanet, di awal tahun 2016, PT Tokopedia masih menjadi <em>startup</em> yang paling dicari informasinya oleh pengguna Jobplanet, yakni sebanyak 31,73%. Menempati posisi lima besar di belakang Tokopedia adalah PT Bukalapak.com (13,54%), PT Go-Jek Indonesia (10,54%), PT Global Digital Niaga atau Blibli.com (7,30%), dan PT ECart Services Indonesia atau Lazada (6,68%).</p>
<p><em>Startup</em> lainnya yang juga menarik perhatian pengguna adalah PT Traveloka Indonesia (4,64%), PT Kreatif Media Karya atau KMK Online (3,62%), OLX Indonesia (2,76%), PT Fashion EServices Indonesia atau Zalora (2,76%), dan PT Bhinneka Mentari Dimensi atau Bhinneka.com (2,28%).</p>
<p>Informasi tersebut disusun berdasarkan data mengenai jumlah <em>pageviews</em> atau kunjungan ke laman-laman berisi profil dan <em>review</em> berbagai <em>startup</em> di <em>website</em> Jobplanet selama bulan Januari 2016. Hingga akhir Januari 2016, sebanyak 51 <em>startup</em> digital telah terdaftar di <em>website</em> Jobplanet, di mana total kunjungan ke laman seluruh <em>startup</em> tersebut mencapai sekitar 45.000 <em>pageviews</em>.</p>
<p>“Dari seluruh kunjungan tersebut, sebanyak lebih dari 85% ditujukan ke laman-laman berisi profil dan <em>review</em> milik sepuluh <em>startup</em> di atas saja. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna Jobplanet, yang juga merupakan pencari kerja, merasa penasaran dan ingin mengetahui seluk-beluk bekerja di <em>startup-startup</em> tersebut,” ujar Kemas Antonius, Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia.</p>
<p><strong>Faktor-faktor yang menjadi daya tarik startup</strong></p>
<p><a href="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-02-1.jpg" rel="attachment wp-att-667"><img class="aligncenter wp-image-667" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-02-1-300x225.jpg" alt="daya tarik startup" width="450" height="338" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-02-1-300x225.jpg 300w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-02-1-768x576.jpg 768w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/02/startup-infografik-02-1.jpg 1024w" sizes="(max-width: 450px) 100vw, 450px" /></a></p>
<p>Ada beberapa faktor internal yang memengaruhi kepuasan karyawan secara umum terhadap perusahaan tempat mereka bekerja. Di antaranya, faktor gaji dan tunjangan, jenjang karier, <em>work-life balance</em>, budaya perusahaan, dan manajemen.</p>
<p>“Dari kelima faktor tersebut, yang menjadi daya tarik <em>startup</em> di mata karyawan dan pencari kerja adalah faktor budaya perusahaan serta gaji dan tunjangan. Faktor lain yang juga menarik perhatian adalah kesempatan meraih karier yang lebih terbuka,” ungkap Kemas.</p>
<ul>
<li><strong>Budaya perusahaan</strong></li>
</ul>
<p>Berdasarkan analisis Jobplanet, dari total 51 <em>startup</em> yang terdaftar di <em>website</em> Jobplanet, rata-rata tingkat kepuasan karyawan terhadap budaya perusahaan mereka adalah sebesar 3,1 dari <em>rating</em> tertinggi 5,0 yang mewakili penilaian “sangat puas”.</p>
<p>Di antara sepuluh <em>startup</em> yang membuat penasaran para pencari kerja, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.com mendapatkan <em>rating</em> budaya perusahaan yang tertinggi, yakni sama-sama meraih <em>rating</em> 4,3. Menyusul di belakang mereka adalah Blibli.com (4,2), OLX Indonesia (4,0), Lazada (3,8), Go-Jek (3,7), Bhinneka.com (3,4), KMK Online (2,7), dan Zalora (2,3).</p>
<p>“Rating 4,0 mewakili penilaian ‘puas’. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa karyawan ataupun mantan karyawan Tokopedia, Traveloka, Bukalapak.com, Blibli.com, dan OLX Indonesia merasa puas dengan budaya perusahaan tempat mereka bekerja,” ujar Kemas.</p>
<ul>
<li><strong>Gaji dan tunjangan</strong></li>
</ul>
<p>Dari segi gaji dan tunjangan, Blibli.com dan Traveloka mendapatkan <em>rating</em> paling tinggi dari para karyawan dan mantan karyawannya. Kedua <em>startup e-commerce</em> tersebut sama-sama mendapatkan <em>rating</em> gaji dan tunjangan sebesar 4,3. Menyusul di belakang mereka adalah OLX Indonesia (3,8), Tokopedia (3,7), Go-Jek (3,6), Bukalapak.com, Zalora, dan Lazada yang sama-sama mendapatkan <em>rating</em> 3,3; diikuti oleh KMK Online (2,6) dan Bhinneka.com (2,5).</p>
<p>Berdasarkan perhitungan Jobplanet, rata-rata tingkat kepuasan karyawan dari seluruh <em>startup</em> yang terdaftar di Jobplanet terhadap gaji mereka adalah sebesar 3,4. Dengan demikian, tingkat kepuasan karyawan Blibli.com, Traveloka, OLX Indonesia, Tokopedia, dan Go-Jek berada di atas rata-rata.</p>
<ul>
<li><strong>Jenjang karier</strong></li>
</ul>
<p><em>Startup</em> dipandang sebagai tempat yang tepat untuk menimba ilmu dan menempa karier, di mana kontribusi setiap individu dapat terlihat jelas dan terukur, serta kesempatan untuk meniti jenjang karier masih terbuka. Berdasarkan penilaian karyawan dan mantan karyawan, kesempatan untuk meraih jenjang karier paling besar dimiliki oleh Blibli.com yang mendapatkan <em>rating</em> jenjang karier sebesar 3,8. Di belakangnya menyusul Traveloka (3,7), Tokopedia (3,6), Lazada (3,4), Go-Jek, OLX Indonesia, dan Bukalapak.com yang sama-sama mendapatkan <em>rating</em> 3,3; KMK Online dan Zalora dengan <em>rating</em> masing-masing 2,6; serta Bhinneka.com (2,2).</p>
<p>Rata-rata <em>rating</em> jenjang karier di perusahaan <em>startup</em> secara keseluruhan adalah 3,3. Dengan demikian, Blibli.com, Traveloka, Tokopedia, dan Lazada diakui karyawan memberikan kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan karier mereka.</p>
<ul>
<li><strong>Work-life balance</strong></li>
</ul>
<p><em>Startup</em> identik dengan tim kecil dan kerja keras. Hal tersebut tak bisa dipungkiri. Meski begitu, berdasarkan penilaian para karyawan dan mantan karyawan, beberapa dari sepuluh <em>startup</em> di atas memberikan <em>work-life balance</em> yang baik.</p>
<p>Rata-rata <em>rating work-life balance</em> dari seluruh <em>startup</em> yang ada di <em>website</em> Jobplanet adalah sebesar 3,5. <em>Startup</em> yang mendapatkan <em>rating work-life balance</em> tertinggi dan di atas rata-rata adalah Blibli.com dan Bukalapak.com, yakni sama-sama sebesar 4,3. Menyusul mereka, ada Tokopedia (3,9), serta Go-Jek, OLX Indonesia, dan Traveloka yang sama-sama mendapatkan <em>rating</em> 3,8.</p>
<p>“Sebagai <em>platform</em> komunitas untuk berbagi informasi seputar dunia kerja, Jobplanet berupaya untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pencari kerja. Kami berharap informasi ini dapat memberikan wawasan kepada banyak orang tentang seluk-beluk <em>startup</em>, serta dapat membantu <em>startup</em> dalam mengukur kualitas serta tingkat kepuasan karyawan mereka,” tutup Kemas.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8211; SELESAI &#8211;</strong><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Tentang Jobplanet</em></strong><br />
<em>Jobplanet merupakan platform komunitas online untuk berbagi informasi seputar dunia kerja dan perusahaan. Jobplanet menyajikan beragam review dan informasi dunia kerja dari segala sisi, seperti review mengenai kondisi dan budaya perusahaan, informasi gaji, serta kisi-kisi pertanyaan dalam wawancara kerja. </em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/alasan-startup-dilirik-pencari-kerja/">Jobplanet Mengungkap Alasan Mengapa Startup Mulai Dilirik Oleh Pencari Kerja di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></content:encoded>
			</item>
		<item>
		<title>4 Perusahaan Ini Menyediakan Makan Siang Gratis bagi Karyawan</title>
		<link>https://blog.id.jobplanet.com/4-perusahaan-ini-menyediakan-makan-siang-gratis-bagi-karyawan/</link>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2016 09:21:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Jobplanet]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Blibli.com]]></category>
		<category><![CDATA[bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[free lunch]]></category>
		<category><![CDATA[makan siang gratis]]></category>
		<category><![CDATA[nutrifood]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.id.jobplanet.com/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dari total gaji yang diperoleh karyawan setiap bulan, sebagian besarnya dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Nah, salah satu biaya yang sudah pasti dikeluarkan setiap harinya adalah biaya makan siang. Tapi ternyata, ada beberapa perusahaan di Indonesia yang memberikan benefit berupa makan siang gratis bagi para karyawannya. Itu artinya, selain menghemat pengeluaran, karyawan juga bisa menjaga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/4-perusahaan-ini-menyediakan-makan-siang-gratis-bagi-karyawan/">4 Perusahaan Ini Menyediakan Makan Siang Gratis bagi Karyawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/lunch.jpg" rel="attachment wp-att-396"><img class="size-medium wp-image-396 alignleft" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/lunch-258x300.jpg" alt="perusahaan memberikan makan siang gratis" width="258" height="300" srcset="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/lunch-258x300.jpg 258w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/lunch-768x893.jpg 768w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/lunch-185x215.jpg 185w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/lunch-300x349.jpg 300w, http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/lunch.jpg 860w" sizes="(max-width: 258px) 100vw, 258px" /></a></p>
<p>Dari total gaji yang diperoleh karyawan setiap bulan, sebagian besarnya dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Nah, salah satu biaya yang sudah pasti dikeluarkan setiap harinya adalah biaya makan siang. Tapi ternyata, ada beberapa perusahaan di Indonesia yang memberikan <em>benefit</em> berupa makan siang gratis bagi para karyawannya. Itu artinya, selain menghemat pengeluaran, karyawan juga bisa menjaga kesehatan karena makanan yang disediakan sudah terjamin kebersihan serta kandungannya.</p>
<p>Penasaran perusahaan mana saja yang menyediakan <em>free lunch </em>untuk karyawannya? Berikut beberapa di antaranya:</p>
<p><strong>1. Nutrifood</strong></p>
<p>Menurut karyawannya, Nutrifood sangat memperhatikan kualitas makanan yang disediakan demi menjaga kesehatan para karyawan. Selain mendapat makan siang gratis yang sehat, karyawan juga bisa mencicipi produk-produk andalan Nutrifood secara gratis!</p>
<p><a href="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/nutrifood.jpg" rel="attachment wp-att-397"><img class="aligncenter wp-image-397 size-full" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/nutrifood-e1455810167368.jpg" alt="kerja di nutrifood" width="350" height="153" /></a></p>
<p><strong>2. Bukalapak.com</strong></p>
<p>Selain menyediakan fasilitas lengkap untuk para karyawan, Bukalapak juga menyediakan makan siang dan makan malam gratis selama hari kerja. Jadi, karyawan yang lembur tidak perlu khawatir akan kelaparan.</p>
<p><a href="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/bukalapak.jpg" rel="attachment wp-att-398"><img class="aligncenter wp-image-398 size-full" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/bukalapak-e1455810178594.jpg" alt="kerja di bukalapak" width="350" height="153" /></a></p>
<p>Mau tahu fasilitas lain yang disediakan Bukalapak? Cek <em>review</em>-nya <strong><a href="https://goo.gl/Hf94E5" target="_blank">di sini</a>.</strong></p>
<p><strong>3. Telkomsel</strong></p>
<p>Selain makan siang, Telkomsel juga menyediakan sarapan gratis untuk karyawannya. Asyiknya, karyawan tidak perlu takut bosan karena menu yang disajikan cukup variatif dalam bentuk prasmanan sehingga bisa makan sepuasnya!</p>
<p><a href="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/telkomsel-1.jpg" rel="attachment wp-att-401"><img class="aligncenter wp-image-401 size-full" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/telkomsel-1-e1455810187585.jpg" alt="kerja di telkomsel" width="350" height="153" /></a></p>
<p><strong>4. Blibli.com</strong></p>
<p>Ada banyak fasilitas serta <em>benefit </em>yang ditawarkan oleh Blibli.com bagi karyawannya, di antaranya ruang bermain, ruang karaoke, serta <em>free lunch</em>. Penasaran apa saja <em>benefit </em>lain yang ditawarkan Blibli.com? Temukan hanya di <strong><a href="https://goo.gl/Hf94E5" target="_blank">Jobplanet</a></strong>.</p>
<p><a href="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/blibli.jpg" rel="attachment wp-att-400"><img class="aligncenter wp-image-400 size-full" src="http://blog.id.jobplanet.com/wp-content/uploads/2016/01/blibli-e1455810196118.jpg" alt="kerja di blibli.com" width="350" height="153" /></a></p>
<p>Itu tadi beberapa perusahaan yang memberikan <em>benefit </em>berupa makan siang gratis untuk karyawannya. Jika Anda tertarik untuk bekerja di salah satu perusahaan di atas, Anda bisa mengetahui secara lengkap <em>review</em> perusahaan, info gaji, serta bocoran pertanyaan wawancaranya <strong><a href="https://goo.gl/Hf94E5" target="_blank">di sini</a>. (chk/wid)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com/4-perusahaan-ini-menyediakan-makan-siang-gratis-bagi-karyawan/">4 Perusahaan Ini Menyediakan Makan Siang Gratis bagi Karyawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.id.jobplanet.com">Jobplanet Blog</a>.</p>
]]></content:encoded>
			</item>
	</channel>
</rss>
