4 Tantangan yang Dihadapi Pekerja Kreatif

Tantangan yang Dihadapi Pekerja Kreatif

Tren digital yang tengah berlangsung di masyarakat telah mendorong geliat industri kreatif di Indonesia. Selain memperluas kesempatan kerja, kini bisnis digital yang kian menjamur juga berhasil mewadahi kreativitas anak-anak muda. Tak heran kalau gambaran tempat kerja yang ideal di mata pencari kerja tidak lagi terbatas pada BUMN atau perusahaan swasta yang sudah mapan saja, tapi juga perusahaan yang masuk dalam ranah industri kreatif. Contohnya, startup digital.

Kalau berbicara mengenai karyawan-karyawan media, agency, atau e-commerce, yang langsung terbayang mungkin suasana kerja yang lebih santai, serta penuh kreasi dan inovasi. Nyatanya, pengalaman para pekerja kreatif tidak selalu menyenangkan, bahkan cenderung menantang. Berikut beberapa di antaranya:

1. Karier dipertanyakan

Mengingat dunia kreatif sangat erat kaitannya dengan seni, tak jarang jenis pekerjaan ini mendapat tanggapan negatif dari masyarakat awam. Karier seorang penulis, desainer, atau profesi-profesi kreatif lainnya masih kerap dipertanyakan, bahkan dibanding-bandingkan dengan profesi sebagai PNS atau karyawan BUMN.

Tampaknya memang banyak orang yang belum menyadari bahwa perubahan gaya hidup yang berlangsung di tengah-tengah mereka juga tak lepas dari campur tangan para pekerja kreatif ini. Contohnya, kemudahan yang kita rasakan saat berbelanja atau memesan makanan secara online, melalui aplikasi yang tertanam di ponsel kita. Adalah desainer UI/UX (user interface/user experience) yang berperan dalam mendesain antarmuka aplikasi tersebut, demi menciptakan kenyamanan bagi para penggunanya.

2. Dianggap sepele

Media sosial memiliki peran yang sangat krusial di industri kreatif. Untuk menghasilkan konten berupa tulisan, foto, dan video, yang dibutuhkan bukan hanya pengetahuan dan skill teknis saja, melainkan juga ide kreatif yang sebetulnya bernilai mahal. Hal inilah yang masih belum dipahami oleh banyak orang, sehingga banyak yang menganggap sepele para pekerja kreatif. Apalagi, terkadang pekerja kreatif kelihatan seperti “tidak bekerja”. Padahal, browsing Internet atau streaming video merupakan salah satu cara mereka untuk mencari inspirasi, lho.

 

 

3. Ide tak selalu mengalir

Di samping kemampuan teknis, kreativitas yang tinggi juga dituntut dari seorang pekerja kreatif. Sayangnya, ide dan inspirasi tak selalu mengalir seperti yang diharapkan. Apalagi kalau perusahaan atau klien membatasi ruang gerak dan berkreasi si karyawan, seperti yang dialami salah satu pengguna Jobplanet di bawah ini. Bisa dipastikan beban kerja karyawan tersebut terasa lebih berat!

 

Tantangan yang Dihadapi Pekerja Kreatif

  1. Mudah tergantikan

Tergerusnya eksistensi media konvensional akibat kemajuan teknologi menandakan betapa pesatnya perkembangan industri kreatif. Jadi siapa yang tidak sigap, pasti akan tertinggal. Sebagai contoh, seorang desainer grafis yang merasa puas mengerjakan materi promosi offline sepanjang kariernya perlahan mulai tergantikan oleh para fresh graduate dengan ide dan skill yang lebih mumpuni. Padahal, kalau saja dia menambah portofolio online serta memperbarui keahliannya, bukan tak mungkin kariernya akan terus berkembang—seperti misalnya, dipercaya untuk menjadi desainer UI/UX di perusahaah teknologi.

Nah, setelah memahami keempat tantangan di atas, Anda mungkin jadi penasaran berapa gaji yang diperoleh para pekerja kreatif ini. Mulai dari yang bekerja di agency, startup, maupun perusahaan lainnya, Anda bisa menemukan informasi gaji mereka di Jobplanet.

Comments

comments