Keuntungan Bekerja di Kantor Ketimbang Bekerja Remote

Keuntungan Bekerja di Kantor

 Artikel ini juga dapat dibaca di  beritagar-logo.

Di era yang didominasi oleh generasi milenial ini, banyak karyawan yang menginginkan fleksibilitas di dunia kerja. Keharusan datang ke kantor serta aturan jam masuk yang ketat dirasa sudah ketinggalan zaman dan tak lagi sejalan dengan karakter mereka. Memang, lewat dukungan teknologi yang semakin canggih, perusahaan mungkin saja menerapkan sistem kerja remote. Prosesnya yang minim supervisi juga tidak terlalu menimbulkan kekhawatiran, asalkan target para karyawan terpenuhi.

Meskipun kebebasan memilih tempat kerja dipercaya dapat menghindarkan karyawan dari stres dan rasa jenuh, tapi di sisi lain ada banyak keuntungan yang justru hanya bisa dirasakan apabila para karyawan bekerja di kantor. Berikut di antaranya:

1. Komunikasi lebih lancar

Salah satu kendala bekerja secara remote adalah dalam hal komunikasi. Internet, perangkat komputer, serta beragam fitur dan aplikasi memang mampu menghubungan karyawan-karyawan yang terpisah oleh jarak. Akan tetapi, sarana komunikasi seperti e-mail dan Skype saja kadang tidak cukup untuk menyampaikan pesan yang dimaksud. Keterbatasan ini yang kemudian kerap menimbulkan kesalahpahaman, yang akhirnya menghambat pekerjaan.

Apabila seluruh karyawan berada di kantor, maka setiap persoalan di perusahaan bisa ditangani secara langsung saat itu juga. Jika ada hal yang kurang jelas, para karyawan hanya perlu menghampiri meja satu sama lain, sehingga segala bentuk miskomunikasi dapat dihindari dan pengambilan keputusan pun tak perlu menunggu lama.

2. Melatih kedisiplinan

Ketika bekerja di rumah atau kafe, karyawan tidak perlu memikirkan jam berapa dia harus bangun, kapan dia mulai bekerja dan beristirahat, serta seperti apa penampilannya. Sekalipun Anda bekerja di depan laptop sambil mengenakan piama dan menikmati camilan di atas tempat tidur, tak akan ada yang protes. Sayangnya, kebiasaan ini bisa membuat Anda terlalu nyaman sehingga lupa menempatkan diri ketika bertemu orang lain.

Ketika sebuah perusahaan mengharuskan karyawan untuk datang ke kantor, biasanya ada aturan-aturan lain yang mengikuti, yang berguna untuk melatih Anda disiplin. Misalnya, jam masuk kerja dan kerapian dalam berpakaian. Sekalipun kedua aturan itu tidak berlaku, setidaknya keberadaan atasan dan para kolega di sekeliling Anda dapat mendorong Anda agar menjadi rekan kerja yang bisa diandalkan dan tidak malas-malasan.

3. Lebih fokus

Di rumah, Anda memiliki akses tak terbatas untuk menikmati siaran hiburan di televisi, bermain video game, menikmati makanan di dapur, atau meninggalkan rumah untuk ke mal. Nah, hal-hal tersebut dapat dihindari seandainya Anda bekerja penuh di kantor. Beberapa perusahaan memang mulai mengikuti tren dengan menghadirkan beragam fasilitas modern. Namun, ketersediaannya di area kantor mestinya membuat karyawan tahu diri dan tidak memanfaatkannya sesuka hati mereka.

Di samping itu, dengan meninggalkan rumah di hari kerja, Anda jadi bisa memisahkan kehidupan pribadi dan profesional. Artinya, sekali Anda menginjakkan kaki di kantor, secara tidak langsung Anda sudah berkomitmen untuk tidak mencampuradukkan apapun masalah  yang terjadi di rumah dengan urusan pekerjaan.

4. Interpersonal skill meningkat

Sistem kerja remote bisa dibilang sangat berpihak pada karyawan introvert. Rasa nyaman yang dirasakan ketika menyendiri membuat mereka lebih produktif ketika bekerja di luar kantor. Akan tetapi, perkembangan diri karyawan tersebut tak akan menunjukkan kemajuan apapun apabila dia hanya diam di zona nyaman.

Dengan bekerja di kantor, karyawan introvert akan dipaksa untuk bertatap muka serta berinteraksi secara rutin dengan para kolega. Cara ini jelas paling efektif untuk membangun interpersonal skill serta mendorong jiwa kepemimpinan karyawan. Kedua hal itulah yang akan menjadi modal yang kuat untuk masa depannya.

 

 

Comments

comments