Hati-hati! Tolak Tawaran Kerja dengan Ciri-ciri Seperti Ini

Hati-hati! Tolak Tawaran Kerja dengan Ciri-ciri Seperti Ini

Mendapat tawaran pekerjaan dari perusahaan idaman, siapa yang bisa menolak? Terlebih lagi di tengah persaingan di dunia kerja yang semakin ketat. Meski begitu, Anda perlu waspada terhadap setiap tawaran kerja yang menghampiri Anda. Selain karena tak sedikit oknum yang menjadikan para pencari kerja—khususnya fresh graduate—sebagai target penipuan, tawaran kerja dari perusahaan yang kelihatannya bonafide sekalipun belum tentu baik untuk Anda.

Nah, jika tawaran kerja yang Anda terima memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini, Anda perlu waspada!

  • Perusahaan yang tidak profesional

Dalam proses perekrutan, idealnya setiap perusahaan menghubungi calon karyawannya pada hari dan jam kerja saja. Jika ada perusahaan yang mengundang Anda interview di luar waktu tersebut, Anda patut curiga. Kalaupun setelah Anda telusuri informasi yang disampaikan oleh perusahaan memang valid, dan yang menelepon Anda adalah pihak HRD, Anda patut mempertanyakan alasan mengapa mereka menelepon Anda di luar jam kerja. Ada kemungkinan perusahaan tersebut tidak profesional, atau tidak memiliki work-life balance.

Ketika pihak perusahaan menghubungi Anda—baik melalui telepon ataupun email—Anda juga perlu memerhatikan bahasa yang mereka gunakan. Apabila bahasa dan cara mereka berkomunikasi tidak sopan, coba pikirkan lagi. Apa Anda yakin mau bekerja di perusahaan yang di tahap awal saja sudah menunjukkan sikap yang tidak profesional?

  • Lingkungan dan budaya kerja yang suram

Tidak ada salahnya meluangkan sedikit waktu untuk melakukan riset tentang perusahaan yang menawarkan pekerjaan kepada Anda. Cara paling sederhananya adalah dengan membaca review yang ditulis oleh karyawan atau mantan karyawannya di Jobplanet, lalu simak apa yang mereka tuliskan tentang lingkungan kerja serta budaya perusahaan.

Pada saat menghadiri interview, Anda juga bisa memerhatikan secara langsung budaya kerja perusahaan dengan mengamati interaksi antarkaryawannya. Jika ekspresi dan semangat kerja para karyawan membuat suasana kantor terasa suram, bisa jadi perusahaan memiliki lingkungan dan budaya kerja yang tidak kondusif. Jika demikian, lebih baik Anda pikirkan kembali untuk melanjutkan mengikuti proses rekrutmen di sana.

  • Perusahaan rawan kebangkrutan

Selain budaya kerja, kondisi finansial serta prediksi pertumbuhan bisnis perusahaan dalam beberapa tahun ke depan juga perlu Anda perhatikan. Selain dari review perusahaan yang ada di Jobplanet, Anda juga bisa mendapatkan informasinya dari berbagai berita di media.

Nah, jika perusahaan yang Anda tuju tercatat memiliki performa yang buruk, kemungkinan besar perusahaan tersebut sedang menuju kebangkrutan. Anda tidak ingin kan, baru sebentar bekerja di sana sudah harus menyandang status pengangguran?

  • Deksripsi pekerjaan yang kurang jelas

Idealnya, pihak perusahaan yang menawarkan pekerjaan akan menjelaskan perihal tanggung jawab dan tugas-tugas yang akan Anda lakukan. Misalnya, pada saat interview. Akan tetapi, jika si pewawancara tampak tidak yakin ketika membicarakan job description Anda, maka manajemen dan work-life balance di perusahaan tersebut patut Anda pertanyakan. Bisa jadi itu adalah pertanda bahwa nantinya Anda akan melakukan pekerjaan yang melenceng dari job description, atau berkali-kali lipat lebih banyak dari yang seharusnya.

  • Gaji yang tidak sepadan dengan beban kerja

Besaran gaji dan benefit merupakan salah satu bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk bekerja di suatu perusahaan. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui nominal yang pantas Anda terima berdasarkan skill dan pengalaman yang Anda miliki, serta beban kerja yang akan diberikan perusahaan. Dengan begitu, Anda tak akan sembarangan mengambil tawaran kerja.

Jika ada perusahaan yang tidak bisa memberikan gaji dan benefit yang sepadan dengan beban pekerjaan—apalagi sampai di bawah UMR, sebaiknya Anda tolak tawaran tersebut. Sebab, hal ini menandakan bahwa perusahaan tidak menghargai tenaga karyawannya ataupun memikirkan kesejahteraan mereka.

Supaya Anda mendapatkan sedikit gambaran mengenai gaji dan benefit perusahaan yang memberi  tawaran pekerjaan, Anda dapat melihat informasinya di sini.

  • Kontrak kerja yang kurang jelas

Jangan pernah sekalipun Anda menyepelekan kontrak kerja. Sebelum menandatanganinya, pelajari baik-baik seluruh hak dan kewajiban Anda maupun perusahaan yang tercantum di dalamnya. Sebab, ada kalanya kontrak kerja cenderung lebih menguntungkan pihak perusahaan dan merugikan karyawan.

Jika Anda mendapati kontrak kerja yang mencurigakan—misalnya, tanggal dimulai dan berakhirnya kontrak tidak jelas, lalu penjelasan atas tunjangan dan hak cuti juga tidak ada, maka jangan tandatangani kontrak tersebut sebelum Anda mendapat kepastian hitam di atas putih dari pihak HRD.

Hanya karena Anda sulit mendapatkan pekerjaan baru, bukan berarti tawaran kerja yang datang langsung Anda terima begitu saja. Sebelum memutuskan untuk menerima atau menolak tawaran yang menghampiri Anda, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu mengenai perusahaan yang bersangkutan. Salah satunya dengan membaca review-nya di Jobplanet.

Comments

comments