Indahnya Toleransi di Tempat Kerja

Toleransi di Tempat Kerja

Indonesia bukan cuma negara dengan ribuan pulau yang padat penduduk, tapi juga kaya akan keragaman budaya, adat, dan suku. Begitu juga dalam hal keyakinan dan kepercayaan. Seluruh warga Indonesia mendapat jaminan kebebasan untuk memeluk agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, maupun Konghucu. Tradisi keagamaan yang beragam pun dikenal baik oleh seluruh warga.

Sayang, wujud kerukunan antarumat beragama di Indonesia masih terbilang memprihatinkan. Kerusuhan dan penyerangan yang terjadi di sejumlah daerah sering kali disulut oleh konflik agama. Kondisi ini pun menjadi potret buruk kehidupan beragama di mata dunia. Bahkan fenomena yang sama masih terus berulang. Salah satunya yang terbaru adalah terjadinya teror bom di sebuah Gereja di Medan.

Upaya untuk membantu pemerintah mengatasi isu SARA sebenarnya dapat dimulai dari hal sederhana. Di tempat kerja, misalnya, bisa dilakukan oleh perusahaan dengan memberikan Tunjangan Hari Raya yang semestinya, serta tidak menghalangi hak libur karyawan di hari raya keagamaan. Kedua hal itu cukup menjadi bentuk toleransi yang patut dihargai. Tentunya seluruh karyawan terutama pihak manajemen perlu menyadari hal ini.

Sayangnya, belum semua perusahaan dan pihak manajemen menyadari hal tersebut. Contohnya seperti testimoni dari salah satu karyawan perusahaan swasta berikut ini:

“Libur hanya sehari, hari raya atau tanggal merah diwajibkan masuk”  

Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan, karyawan tidak wajib bekerja di hari-hari libur resmi, termasuk hari raya keagamaan. Kecuali jika sifat pekerjaannya memang mengharuskan mereka untuk masuk, maka perusahaan diwajibkan membayar upah kerja lembur. Jika perusahaan tidak memenuhi kewajibannya itu, maka tidak salah jika karyawan mulai berpikir untuk mencari perusahaan lain.

Toleransi menghindari perpecahan

Berbeda dengan sebelumnya, perusahaan-perusahaan di bawah ini justru menanamkan nilai-nilai toleransi pada seluruh karyawannya. Bahkan salah satu di antaranya memberikan keistimewaan hak yang belum tentu didapat di perusahaan lainnya.

“Di perusahaan ini sangat diajarkan mengenai keberagaman dan toleransi antar umat beragama. Kultur kerja yang profesional namun juga menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan.” – Karyawan Perusahaan Properti

“Punya sistem kekeluargaan yang menjadikan karyawan semakin dekat seperti mengadakan gathering,acara buka bersama menjelang puasa,dan natal bersama.” – Karyawan Rumah Sakit

“Liburan khususnya saat Idul Fitri dan Natal-Tahun Baru yang lebih panjang dari perusahaan pada umumnya.” – karyawan Perusahaan Konsultan

Dengan toleransi yang tinggi, perpecahan antarkaryawan dapat dihindari. Kelancaran kegiatan perusahaan pun akan semakin meningkat. Namun, tentu saja hal ini hanya dapat terwujud apabila manajemen mampu memberikan contoh toleransi yang baik kepada seluruh karyawannya.

Punya kisah menarik tentang indahnya toleransi di tempat kerja Anda? Bagikan melalui kolom komentar di bawah, ya! Untuk mencari tahu perusahaan apa saja yang sudah menerapkan budaya tolerasi, Anda juga bisa mengunjungi Jobplanet.com.

Comments

comments