3 Alasan Mengapa Ada Karyawan yang Sering Terlihat Menganggur di Kantor

karyawan menganggur di kantor

 Artikel ini juga dapat dibaca di  beritagar-logo.

Pernahkah Anda menghitung berapa total jam kerja produktif yang Anda lalui di tempat kerja? Jika Anda diharuskan bekerja delapan jam sehari, apakah delapan jam tersebut benar-benar Anda pergunakan dengan maksimal? Atau, Anda justru lebih sering “gabut” alias menganggur?

Apabila Anda merasa lebih banyak menghabiskan waktu untuk streaming video atau berselancar di media sosial—ketimbang mengerjakan hal-hal yang berhubungan dengan perusahaan—jangan tinggal diam dan coba evaluasi diri Anda!

Ketahuilah, ada tiga kemungkinan mengapa ada karyawan yang sering terlihat menganggur di kantor:

1. Kerja terburu-buru

Ketika menerima suatu pekerjaan, ada karyawan yang tak suka menunda-nunda dan ingin segera menyelesaikannya. Di satu sisi, perusahaan tak perlu mengkhawatirkan komitmen si karyawan. Akan tetapi, gaya bekerja yang ingin buru-buru selesai seperti ini bisa membuat kualitas hasil kerjanya dipertanyakan.

Akibat selalu bekerja dengan terburu-buru, sejumlah karyawan akhirnya punya terlalu banyak waktu senggang. Mereka pun seakan jadi ‘mati gaya’ karena semua tugas yang diberikan kepadanya dengan cepat dituntaskan—terlepas dari apakah hasilnya memuaskan atau tidak. Jadi, tidak mengherankan jika lama-lama karyawan tersebut merasa jenuh.

2. Kurang inisiatif

Kerja cepat memang memperlancar koordinasi antarkaryawan atau tim di perusahaan. Namun, tak baik juga kalau akhirnya ada karyawan yang jadi terlalu banyak menganggur karenanya. Nah, hal ini tak akan terjadi seandainya karyawan tersebut memiliki prinsip “go the extra mile” atau dengan kata lain berusaha melampaui ekspektasi perusahaan.

Jika Anda diminta memberikan hasil senilai 100, maka targetkan diri Anda untuk memberikan lebih dari itu. Saat selesai dengan satu pekerjaan, tanyakan kepada atasan apakah ada hal lain yang dapat Anda kerjakan, atau cari kegiatan positif penunjang karier untuk mengisi waktu luang Anda. Misalnya, mengikuti kursus online.

 

https://goo.gl/49fjGs

 

3. SDM tidak dimaksimalkan

Alasan ketiga seorang karyawan bisa sering terlihat menganggur di kantor bisa jadi disebabkan oleh pihak perusahaan itu sendiri. Manajemen yang kurang memaksimalkan SDM-nya membuat potensi para karyawan jadi tak terlihat. Nah, lantaran tak diberi ruang untuk berkembang, kontribusi mereka pun akhirnya hanya sebatas apa yang tertulis dalam job description saja. Hal ini bertolak belakang dengan yang dialami oleh karyawan berikut ini:

 

“Perusahaan ini sangat baik untuk orang yang selalu memiliki semangat untuk belajar dan berkembang, karena di sini semua orang dibebaskan untuk mengeksplor hal yang dia suka tanpa terkecuali tapi tetap dalam pengawasan management. Jobdesc pekerjaan tidak sebatas pada ruang lingkup pekerjaan tapi bisa lebih luas dari itu”  – Mantan Karyawan Media / Public Relations Perusahaan E-Commerce

 

Kalau penasaran dengan perusahaan e-commerce yang dimaksud, Anda bisa menyimak review selengkapnya di Jobplanet.

Banyak karyawan mungkin menikmati pekerjaan yang memberikan banyak waktu kosong. Selain terasa mudah dan tanpa beban, mereka juga bisa sering berleha-leha di kantor. Padahal, sikap menjauhi tantangan seperti ini justru berbahaya untuk karier. Nah, kalau Anda terlalu cepat puas dengan segala keterbatasan di lingkungan kerja, jangan harap Anda bisa berprestasi dengan maksimal!

Comments

comments